Wirausaha: Bisnis yang Bisa Dipelajari Sejak Kecil

Tentunya kita pernah mendengar, seseorang sudah mulai berbisnis sejak kecil gara-gara dari orangtuanya. Walau bisa dikatakan sebagai bisnis keluarga, tetapi bisnis tersebut dapat membangun jiwa wirausaha di usia dini, membentuk karakternya, dan keterampilan mereka di masa depan.

Manfaat lainnya untuk anak-anak belajar sebagai wirausaha, bisa  memberikan pemahaman kepada mereka tentang bagaimana perputaran roda ekonomi, dan yang paling utama adalah dapat mengembangkan kemampuan si anak seperti kreativitas, disiplin, dan problem solving.




(ilustrasi dari Mojok)

Walau memang tidak bisa dipungkiri, kebanyakan orang berpikirnya bahwa dunia bisnis hanya cocok untuk orang dewasa. Padahal, banyak bidang bisnis yang dapat dipelajari dan ditekuni oleh anak-anak. Nah, salah satu bisnis yang bisa dipelajari sejak kecil adalah berdagang.

Kalau kamu ingat dengan Serial Upin-Ipin, dan familiar dengan karakter Ismail bin Mail alias si Mail yang dengan ciri khas “Dua singgit… dua singgit”, tentunya dapat menjadi contoh bahwa berdagang bisa dimulai sejak masih kecil.

Berdagang Cocok sebagai Bisnis Sejak Dini

Dagang atau niaga atau sebutan lainnya berjualan adalah salah satu bidang bisnis yang paling mudah untuk dimulai, bahkan oleh anak-anak. Di sini, anak-anak dapat mempelajari banyak hal dari yang namanya cara menjual barang, menentukan harga jual, menghitung keuntungan, membeli ke distributor ketika stok barang menipis, dan berinteraksi dengan pelanggan.

Contoh mudahnya yang bisa diterapkan adalah, anak bisa mulai berjualan jajanan atau souvenir di sekolah. Dapat pula menjual barang bekas layak pakai, alat tulis, dan hal lainnya di sekitar rumahnya.

Selain itu, anak bisa juga memulai bisnis pertamanya, melalui bazzar yang kerap diadakan misalnya saat perayaan HUT RI, atau memulai dagang di pinggir jalan, tentunya dengan pengawasan orangtua ya.

APakah berbisnis cocok untuk anak-anak
ilustrasi dari freepik

Ilmu Apa Saja yang Dipelajari

Meraih ilmu tidak hanya didapatkan melalui bangku sekolah saja, seseorang bisa mendapatkannya juga melalui pengalaman dan berinteraksi dengan orang banyak. Begitupula ketika anak menjalankan bisnis pertamanya, ia akan mendapat banyak wawasan, seperti:

1. Manajemen Uang

Anak dapat belajar manajemen keuangan, yaitu bagaimana mengelola uang hasil penjualan. Ia akan lebih hati-hati untuk membelanjakan uangnya, karena secara perlahan akan belajar pula memahami konsep laba dan rugi.

2. Melatih Mental Lebih Kuat

Permulaan bisnis sejak dini ini dapat mengajarkan anak-anak tentang keterampilan dasar dalam berbisnis, dan melatih kekuatan mental.

3. Belajar Lebih Sabar

Lewat bisnis yang bisa dipelajari sejak kecil ini, membuat anak belajar lebih sabar menghadapi sesuatu, karena ia akan berusaha untuk lapang dada ketika belum ada pembeli atau berkurangnya pembeli di hari itu.

4. Keterampilan Negosiasi

Dalam berbisnis, pastinya akan berhadapan langsung dengan pelanggan. Di sini menjadi momen yang unik, karena anak dapat terampil untuk bernegosiasi dan menawarkan produknya dengan cara yang menarik.

5. Manajemen Pemasaran

Secara tidak langsung, lewat berbisnis sejak dini anak juga akan belajar cara memasarkan produk dengan percaya diri.

6. Pengelolaan Stok

Lewat pengelolaan stok, anak dapat belajar bagaimana mengelola barang yang terjual, mengatur pembelian ulang agar tidak kehabisan stok, dan melatih mereka untuk lebih cekatan.

7. Manajemen Waktu

Anak dapat belajar bagaimana mengatur waktunya, kapan saat ia berbisnis, belajar di sekolah/di rumah, bermain dengan teman seusianya, dan kapan waktu beristirahat.

Baca Juga: Memulai Bisnis Kreatif Sejak Kecil, Mengapa Tidak?

apakah berdagang cocok untuk anak-anak
ilustrasi dari freepik

Baca Juga: Bincang Sekilas tentang Bisnis 

Penutup

Wirausaha sebagai bisnis yang dapat dipelajari sejak kecil, bisa menjadi langkah awal bagi anak untuk menjajaki cara memperoleh penghasilan. Walau demikian, pastikan untuk keluarga di rumah tetap memantau perkembangan fisik dan mentalnya, serta jangan sampai tertinggal pelajaran di sekolah.

biruberkah blog

Hai, salam hangat di biruberkah blog's. Saya penyuka warna biru, semoga di sini banyak kebahagiaan dan keberkahan yang menaungi kita semua

8 Komentar

  1. Ide bagus sekali! Menanamkan jiwa wirausaha sejak dini sangat penting. Dengan begitu, anak-anak bisa belajar tentang nilai kerja keras, kreativitas, dan berani mengambil risiko. Ini akan sangat bermanfaat untuk masa depan mereka.

    BalasHapus
  2. Setuju banget. Kemampuan kewirausahaan memang bisa diakajarkan sedini mungkin. Tentunya dengan goals yang baik dan jelas. Intinya mempersiapkan anak buat jadi lebih sabar, punya mental kuat serta memahami perhitungan terkait usaha.

    Nah, Mail di serial Upin Ipin ini salah satu contoh dan bisa diteladani.

    BalasHapus
  3. Setuju, kewirausahaan perlu dikenalkan sejak dini. Jadi ingat ada permainan pasar-pasaran yang sering dimainkan sewaktu kecil, permainan itu mengajarkan anak untuk belajar berwirausaha sekaligus berhitung dan juga kejujuran.

    BalasHapus
  4. Nah ini dia biang kerok kurang banyaknya pebisnis di bangsa kita. Sejak usia sekolah gak banyak diajari berwirausaha kita ini. Akibatnya kagok pas dewasa dan mau mulai jualan/bisnis. Contohnya saya.

    BalasHapus
  5. Iya, walaupun agak tengil tapi Mail tuh contoh bagus untuk anak yang belajar berwirausaha sejak dini ya jiwa berdagangnya besar dan dijalankan setiap hari hehe

    BalasHapus
  6. Kalau sekarang mulai anak SD udah diterapkan praktik jualan ya kak. Mungkin setahun sekali, keponakanku biasanya ada market day gitu. Alhamdulillah banyak manfaatnya.

    BalasHapus
  7. Anakku pernah mbak jualan, dikasih bekal Angie malah Fijian. Terus minta dibikinin sticker pakai Canva juga dijual. Anakku sebenernyaseneng jualan. Katanya biar dapat untung 🤣

    BalasHapus
  8. Justru kalau sejak kecil dibiasakan berniaga, maka ketika suatu saat harus berada di garda depan perusahaan (biasanya di bidang marketing), anak sudah tidak kagok lagi. Kemampuannya untuk memprospek orang untuk membeli dagangannya sudah terlatih.

    BalasHapus
Lebih baru Lebih lama