Berbisnis Kreatif Sejak Dini, Mengapa Tidak?

bagaimana cara memulai bisnis kreatif
ilustrasi dari freepik

Berbisnis semenjak masih kecil, bisa dikatakan menjadi peluang yang baik untuk mulai menggelutinya. Pasalnya, berbisnis memiliki banyak tantangan yang tidak mudah untuk dihadapi. Akan ada beragam liku-liku yang memungkinkan gagal di tengah jalan, atau bisa pula terus berkelanjutan.

Dalam artikel sebelumnya blog biruberkah.blogspot.com pernah membahas Bincang Sekilas tentang Bisnis. Nah kali ini kita akan bahas peluang usaha yang cocok untuk dimulai sejak di sini yaitu Bisnis Kreatif.

Apa Contoh Bisnis Kreatif?

Sesuai dengan namanya, bisnis kreatif adalah peluang usaha sekitar kerajinan tangan. Hal ini, bisa menjadi kesempatan untuk anak-anak mempelajarinya, karena umumnya anak-anak memiliki minat dalam seni dan kreativitas, sehingga bisa mengembangkan bisnisnya dengan membuat produk kerajinan tangan dan menjualnya.

Bisnis kreatif tidak hanya membuat anak lebih berkembang dengan keterampilan seninya saja, tetapi juga mengajarkan nilai kreativitas dalam bisnis. Cakupan bisnis kreatif ini bisa berupa kartu ucapan, desain kaos, gelang tangan, tas, cover buku, atau aksesori lainnya.

Apa yang Dipelajari dari Bisnis Kreatif?

Mulai sejak dini, anak-anak belajar bisnis kreatif bermanfaat untuk stimulasi otaknya. Misalnya ketika ia mendesain suatu produk, maka secara perlahan ide dan inovasi kreatif akan terasah dengan sendirinya.

Kreativitas yang tercipta, akan membawa anak-anak untuk belajar juga tentang pemasaran produk, Mereka bisa memasarkan produk tersebut entah secara langsung, atau lebih kekinian melalui media sosial dan website/blog. Jadinya, anak bisa sekaligus pula menjadi kreator konten.

bagaimana cara memulai bisnis kreatif
ilustrasi dari freepik

Anak-anak yang belajar bisnis kreatif, juga akan mempelajari bagaimana mengelola waktu dengan baik. Ia akan belajar cara mengatur waktu antara membuat produk dan memasarkannya.

Selain itu, mereka juga lebih sabar dan menghargai akan nilai kerja keras.  Pasalnya, secara perlahan, anak akan belajar memahami proses pembuatan produk dan usaha yang diperlukan untuk menjualnya. Sebab mempelajari suatu proses itu adalah hal yang sulit, bukan?

Bagaimana Cara Memulai Bisnis Kreatif untuk Anak?

Anak-anak dapat memulai bisnis kreatif dengan membuat produk kerajinan tangan di rumah contohnya membuat gelang dari benang; membuat kartu ucapan; menambahkan hiasan pada kaos; membuat ilustrasi pada kaos/desain buku; membuat gambar animasi pada kaos, cover buku, mug dan tumbler.

Penutup

Peluang bisnis kreatif sejak dini, selain memiliki manfaat yang bagus untuk perkembangan otak anak maupun kreativitas, mereka juga memiliki penghasilan sendiri. Namun bukan berarti memaksa anak untuk bekerja ya. Biarkan secara sunatullah-NYA, minat dan bakat mereka keluar dengan sendirinya.

 

bagaimana cara memulai bisnis kreatif sejak kecil
ilustrasi dari freepik

Kalau kamu (yang sedang membaca blog www.biruberkah.blogspot.com) ini sudah dewasa, apakah kamu akan kembali ke masa kecil dan ingin memulai berbisnis? Atau bila sudah memiliki anak, apakah akan menyalurkan bakat berbisnis kepada anak? Cuss bisa sampaikan di kolom komentar ya.

biruberkah blog

Hai, salam hangat di biruberkah blog's. Saya penyuka warna biru, semoga di sini banyak kebahagiaan dan keberkahan yang menaungi kita semua

10 Komentar

  1. Mulai tahun depan ku masukkan ke pembelajaran anakku untuk belajar bisnis. Belum tahu akan berjualan apa, produk atau jasa. Sebagai langkah awal perlu bahas apa yah dengan anak?

    BalasHapus
  2. pingin mba aku tuh, dan seneng sekali disekolah ada event market day jadi anakku bisa mulai belajar bisnis dengan berjualan produk, jadi bisa tahulah proses produksi produk yang akan dijual, terus belajar hitungan untuk harga yang menarik agar lebih banyak orang yang membeli

    BalasHapus
  3. jiwa entrepreneurship harus dipupuk sedini mungkin ya mba, supaya ketika besar menjadi lebih kreatif dalam berbisnis

    BalasHapus
  4. Anak-anak pernah sih jualan gelang manik-manik bikinan sendiri. Teman-teman sekelas mereka juga ada yang menjual photo card atau slime. Tapi suka masih bingung batasannya sih, kayak, kemahalan nggak ya ini anakku kasih harganya.

    BalasHapus
  5. Kalau di sekolah anak-anak saya waktu SD suka bikin market day. Anak-anak diajarin bisnis gitu. Kayaknya beberapa sekolah sekarang juga ada program bisnis sejak SD, deh

    BalasHapus
  6. Setuju, mempelajari dan mempraktekkan kewirausahaan bisa dilakukan sejak dini. Inget dulu waktu kecil suka main pasar-pasaran dengan teman-teman yang membuat kami ngga cuma bermain tapi juga belajar tentang kewirausahaan.

    BalasHapus
  7. Sejujurnya, aku sekarang meyakini kalau lini bisnis ini ada berbagai macam.
    Dan gak harus jualan atau memasarkan, bisa jadi pemilik ide kreatifnya. Jadi memang intinya mengajarkan bisnis, namun entah nanti perannya dimana, bisa menyesuaikan bakat mereka masing-masing.

    BalasHapus
  8. Industri kreatif saat ini sangat berkembang pesat
    Jadi ladang cuan yang cukup menjanjikan
    Olek karena itu, tak salah jika dirintis sejak dulu

    BalasHapus
  9. Klo bicara kewirausahaan sejak dini, aku sendiri sudah mengalami sejak SD dulu sudah berusaha berjualan meskipun bukan modal sendiri. Dan terbukti manfaatnya terasa sampai saat ini

    BalasHapus
  10. Aku setuju banget kalau anak-anak harus dilatih sejak dini untuk berbisnis, agar mereka paham dan lebih menghargai uang serta belahar menabung

    BalasHapus
Lebih baru Lebih lama